Jumat, 16 Oktober 2015

MENGENAL MAPALA WANATEL


A.    Pendahuluan
"Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan, mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat".
Pencinta alam merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan minat dan bakat yang diberikan kepada orang atau kelompok yang gemar hidup dikegiatan alam bebas (outdoor activities) ini yang disepakati di Indonesia, berbeda dengan negara lain seperti di Malaysia, mereka menggunakan Istilah pecinta alam bagi mereka untuk melakukan penelitia terhadap flora dan fauna sehingga dikenal dengan istilah pecinta burung, pecinta anggrek, dan sebagainya.
            Sehingga dengan latar belakang hobi yang cenderung akrab dengan alam tersebut, lambat laun tumbuh dan berkembang dalam diri pecinta alam untuk menjaga dan melestarikan alam beserta isinya. Kemudian lebih jauh kesadaran itu menjadi sebuah rasa tanggung jawab untuk memelihara kelestarian lingkungan hidup yang sehat. Dan sekarang ini munculah aktifitas kelestarian lingkungan hidup yang lahir dari kalangan pecinta alam.
            Aktifitas yang dilakukan oleh pecinta alam cukup beraneka ragam. Mulai dari Mendaki Gunung, Susur gua (caving), Panjat tebing hingga aktifitas alam bebas lainnya seperti arung jeram, dayung (Canno), Menyelam (Diving), dan lain sebagainya. Untuk menunjang profesionalisme dalam melakukan aktifitasnya, pecinta alam merasa perlu untuk membekali diri dengan pengetahuan PPGD, SAR, Survival dan segala hal yang berhubungan kegiatan ini.

B.     Lahirnya Mapala Wanatel
Berdirinya Mapala Wanatel berawal dari beberapa gagasan Mahasiswa STT Telematika Cakrawala dan juga oleh perguruan tinggi lainnya yang berada dilingkungan Perguruan Tinggi YAN yang menggemari kegiatan alam bebas dan aktifitas lingkungan hidup yan berkeinginan untuk membentuk Organisasi UKM Mahasiswa Pencinta Alam, maka pada tanggal 18 Mei 2014 di Loteng Lantai 6  Kampus D YAN lahirlah Mahasiswa Pencinta Alam Wanatel yang kita cintai ini. Untuk menjalankan roda organisasi maka dilakukanlah sebuah rapat khusus diruang sekret SENAT STT Telematika untuk menyusun Struktur Dewan Pengurus Harian yang pertama kalinya yaitu Wahyudin “Sanca” (WNL.15.001.PS) sebagai ketuanya, kemudian pada tanggal 24 juni 2015 dilaksanakan Peresmian dan Musyawarah Besar I Mapala Wanatel yang dihadiri oleh perwakilan BEM STT Telematika “Agung Gumelar”, Puket I STT Telematika “Bapak Amran Mursalim S.Pd,ST,MM.Si”, Puket III Bagian Kemahasiswaan “Bapak Sahrudin, SH,MH.” Untuk melantik Dewan Pengurus Harian Mapala Wanatel dan juga menyusun AD/ART, GBHO dan Keadministrasian Wanatel.
Kata Wanatel diambil dari bahasa sangsekerta yang berarti “Cahaya Bagi Alam”. nama itu diusulkan oleh Wahyudin “Sanca” (WNL.15.001.PS) dan disempurnakan pada saat Musyawarah Besar I. Wanatel adalah suatu organisasi intera kamus yang memiliki aturan dan norma tertulis yang berlaku resmi serta formal maupun tidak tertulis yang berupa konvensi yang tetap. Yang diakui dan dihormati.

C.    Mengenal Wanatel
Wanatel adalah organisasi mahasiswa yang bergerak dibidang aktivitas alam bebas dan pelestarian lingkungan sebagaimana lazimnya organisasi. Wanatel juga diikat dengan peraturan-peraturan dan norma-norma yang berlaku yang telah disepakati dan berlaku untuk seluruh anggota baik secara tertulis maupun tidak tertulis adalah dimuat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta keputusan-keputusan yang dikeluarkan oleh Dewan Pengurus Harian. Sedangkan yang tidak tertulis adalah kebiasaan-kebiasaan positif yang lazim berlaku dalam bentuk rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kental, solidaritas antar kawan yang tinggi, juga rela berkorban demi kehormatan lembaga.
Wanatel merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang mewadahi minat dan bakat mahasiswa yang terbuka untuk seluruh mahasiwa dilingkungan Perguruan Tinggi YAN dalam menyalurkan hobi kegiatan pengembaraan di Gunung Hutan, Tebing, Sungai dan kegiatan lainnya yang berbau petualangan sebagai wahana untuk menyentuh hakikat organisasi.

D.    Lambang Organisasi
 


Filosofi Lambang Wanatel
Segi Tiga
:
Melambangkan Hubungan Manusia, Alam Dan Tuhan Serta Mencerminkan Tri  Dharma Perguruan Tinggi.
Telapak Kaki
:
sebagai simbol penggiat alam bebas
Roda Berbentuk Gir
:
simbol pemersatu antar anggota 
Arah Mata Angin
:
Petunjuk arah
Bertulisan Wanatel
:
Nama Organisasi Mapala
Warna Biru
:
Berfikir Kreatif Dalam Mengembangkan Wawasan.
Warna Hijau
:
Kemakmuran, Kesuburan, Kelestarian
Warna Hitam
:
Keabadian
Warna Putih
:
berartikan keikhlasan dan ketulusan
Warna Abu-Abu
:
Pemikiran Yang Dalam
Warna Merah
:
keberanian dan perjuangan

E.     Hakikat Wanatel
Mengoptimalkan segala kemampuan, keterampilan serta ilmu pengetahuan untuk menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan yang telah dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. 



F.     Janji Wanatel
1.      Bertaqwa kepada tuhan yang maha esa
2.      Menjaga dan melaksanakan kode etik Pecinta Alam Indonesia
3.      Rela berkorban dan menolong sesama
4.      Menjaga nama baik Organisasi
5.      Bersungguh-sungguh dan setia kepada Organisasi

G.    Visi Wanatel
Menjadikan organisasi yang unggul dan berkualitas dalam aktivitas alam bebas serta melestarikan alam dan lingkungan.

H.    Misi Wanatel
a.       Wanatel menjadi wadah bagi Mahasiswa Pecinta Alam
b.      Menumbuhkan potensi mahasiswa WANATEL dalam berbagai disiplin ilmu, guna terciptanya sosok SDM mahasiswa WANATEL yang berbudi pekerti, kritis serta memiliki rasa kepekaan sosial yang tinggi. 
c.       Berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam mewujudkan dinamika perguruan tinggi, kemahasiswaan dan kemasyarakatan dalam mewujudkan kepedulian akan lingkungan dan alam.
Berperan aktif mengabdi dan membantu masyarakat luas, sebagai sebuah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pada point ke tiga “ Pengabdian Masyarakat “.

0 comments

Posting Komentar